728x90 AdSpace

Paling Baru

Kamis, 15 Januari 2015

10 Kunci Rahasia Kesuksesan Orang di Negara Jepang



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigAAneD0aSo8GIYzPxQqHap6lSonPuHItkXCR5EHYDMHqPyNc1nFpmuWfHxXqWRB-YHHYB70I8dV_MVlSjn-HScqkcImy_wYIcYuu2UUDfeve8vrDSHN89YCXCBqhO7552GbPPMX10Qhs/s1600/3162259116_66acab7cee.jpg
1.     Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun Negara Jepang. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum. Apakah Sobat Galaksi pernah merasa malu karena berbuat salah?

2.     Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari.

3.     Pantang Menyerah
Jepang termasuk negara yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana yang terjadi di tahun 1945, tidak membuat Jepang menyerah. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan juga kereta cepat (shinkansen). Yang cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).

4.     Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.

5.     Inovasi
Jepang bukan negara penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.

6.     Kerja Keras
Sudah bukan rahasia lagi bahwa negara Jepang adalah negara pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun). Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang bisa dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

7.     Jaga Tradisi dan Menghormati Orang Tua
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Sobat Galaksi naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, jangan kaget kalau yang kita tabrak justru yang minta maaf lebih dulu.

8.     Budaya Baca
Jangan kaget kalau Sobat Galaksi datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca

9.     Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumenisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.

10.  Kerjasama Kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.


LAILATUL FITRIAH
XI RPL-1
no image
  • Title : 10 Kunci Rahasia Kesuksesan Orang di Negara Jepang
  • Posted by :
  • Date : 00.26
  • Labels :
  • Komentar Sobat
  • Komentar Facebook

0 comments:

Posting Komentar

Top